Islamiq.sg

MHJ001: Definasi Manhaj dan Salaf

Labels:
Definasi al-Manhaj

النج, المنهج, والمنهاج ertinya adalah: "Jalan yang nyata dan terang".

Allah Ta’ala berfirman di dalam Kitab-Nya al-Aziz, yang artinya :

"Untuk tiap-tiap ummat diantara kamu, kami berikan syariat dan manhaj." (al-Maidah : 48), Yaitu : Syariat dan jalan yang terang lagi jelas.

Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala menjadikan bagi tiap-tiap ummat syariat dan manhaj, Ahli Taurat memiliki syariat sendiri, Ahli Injil memiliki syariat sendiri demikian pula dengan Ahli al-Qur'an. Mereka memiliki syariat-syariat yang berbeza di dalam masalah hukum namun bersepakat di dalam masalah Tauhid (mengesakan) Allah Azza wa Jalla. Sebagaimana sabda nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam, yang artinya :

"Aku adalah manusia yang lebih utama dibandingkan Isa bin Maryam di dunia dan akhirat, para nabi seluruhnya bersaudara sebapa, namun ibu-ibu mereka berbeza-beza, agama mereka adalah satu serta tidak ada nabi antara diriku dengan Isa."

[ Hadits Riwayat Bukhari dalam Shahihnya, Kitabul Anbiya’, Bab "Wadzkur fil Kitaabi Maryaam" dan Muslim di dalam shahihnya nombor 2365 dalam kitab al-Fadha'il, Bab "Fadhlu Isa 'alaihi as-Salam" dari hadith Abu Hurairah Radhiallahu‘anhu. ]

Erti ayat ini yaitu, mereka semua bersepakat di dalam pokok tauhid kepada Allah Azza wa Jalla, adapun masalah furu’(cabang-cabang) syariat, di dalamnya terdapat perbezaan dan syariat-syariat mereka beraneka ragam. Allah Ta’ala berfirman kepada nabi-Nya di dalam Kitabnya yang mulia, yang ertinya :

"Dan tidaklah Kami utus para nabi sebelum-mu, melainkan Kami wahyukan kepadanya bahawasanya tiada sesembahan yang berhak untuk disembah kecuali Aku maka sembahlah Aku." (al-Anbiyaa’ : 25)

Dan firman-Nya, yang ertinya :

"Dan sungguh telah Kami utus seorang rasul pada setiap ummat untuk menyeru agar menyembah Allah semata-mata dan menjauhi thaghut." (an-Nahl : 36).

Ini semua di dalam mentauhidkan Allah Azza wa Jalla, adapun syariatnya berbeza-beza perintah dan larangannya.


Definasi Salaf

1) As-Salaf memiliki erti : "yang telah berlalu dan terdahulu".

As-Salif bererti : "Pendahulu". Sedangkan as-Salaf bermakna : "Sekumpulan orang yang terdahulu".

Salaf juga berarti : "Orang-orang yang mendahului di dalam perjalanan hidup".

Allah Ta’ala berfirman di dalam Kitab-Nya yang Aziz, yang artinya :

"Maka tatkala mereka membuat kami murka, kami hukum mereka lalu kami tenggelamkan mereka semuanya, dan kami jadikan mereka sebagai salaf (pelajaran) dan contoh bagi orang-orang kemudian." (az-Zukhruf : 55-56)

Ayat ini maknanya adalah : Tatkala mereka menyebabkan Kami marah maka Kami hukum mereka dan Kami tenggelamkan mereka semuanya, dan Kami jadikan mereka sebagai salafan mutaqodiimiin (contoh orang-orang terdahulu) bagi orang-orang yang melakukan perbuatan mereka, agar orang-orang setelah mereka dapat mengambil pelajaran dan menjadikan mereka sebagai peringatan bagi lainnya.

2) Salaf juga berarti : "Setiap amal shalih yang terdahulu".

3) Salaf juga ertinya adalah : "Orang-orang yang mendahuluimu dari bapa-bapamu dan
kaum kerabatmu yang mereka di atasmu dalam hal usia dan keutamaan."

Dari al-Hasan al-Bashri, beliau berdo’a di dalam sholat Jenazah terhadap anak kecil :

"Ya Allah jadikanlah dia salaf bagi kami."

Oleh karena itulah, generasi pertama dinamakan dengan as-Salaf ash-Sholih.


Sumber: al-Wajiz fi Manhaj as-Salaf
Oleh: Syaikh Abdul Qadir al-Arna'uth rahimahullah (wafat 13 Syawwal 1425H)
Terjemahan: Abu Salma al-Atsariy
0 comments:

Search IslamIQ.sg

Visitors:

Facebook

YouTube

Subscribe By Email


Facebook

YouTube

Subscribe By Email

www.fawaaid.sg